Biografi Barack Obama



Barack Hussein Obama adalah presiden Amerika Serikat ke-44, juga presiden Amerika afro-amerika pertama. Obama lahir pada 4 Agustus 1961 di Honolulu, Hawaii dari pasangan Stanley Ann Dunhamm yang berdarah Inggris, Jerman, dan Irlandia, dan Barack Obama, Sr. yang berasal dari Kenya.

Orang tua Obama bertemu di University of Hawaii, dan ayahnya adalah seorang siswa pertukaran pelajar. Pasangan ini menikah pada 2 Februari 1961, namun bercerai pada 1964 ketika ayahnya meneruskan sekolah ke Harvard University. Obama, Sr kembali ke Kenya dan menikah lagi, dan hanya pernah mengunjungi Obama di Hawaii sekali, sebelum akhirnya meninggal dalam kecelakaan mobil pada 1982.


Ibunya menikah dengan seorang pria Indonesia, Lolo Soetoro, dan akhirnya ikut tinggal di Jakarta, Indonesia selama 4 tahun (6 tahun-10 tahun), dan bersekolah di SDN Besuki, Jakarta.

Obama kembali ke Hawaii untuk tinggal dengan kakek-neneknya, dan bersekolah di sana. Obama hidup terpisah dengan sang ibu yang tinggal di Indonesia sebagai peneliti antropologi, sebelum akhirnya kembali ke Hawaii dan meninggal karena kanker rahim.

Masa kecil dan remaja Obama dihabiskan dengan perjuangannya sebagai anak dari pernikahan multikultural, termasuk pergulatannya dengan alkohol, marijuana, dan kokain.

Selepas SMA, Obama pindah ke Los Angeles untuk menempuh pendidikan di Occidental College. Pada 1981, Obama sempat berkunjung ke Indonesia untuk menemui ibu dan adik tirinya, Maya, juga menyempatkan mampir ke tempat tinggal teman-temannya di India dan Pakistan.

Pada akhir 1981 Obama dipindahkan ke Universitas Columbia di New York City, jurusan ilmu politik, dengan spesialisasi hubungan internasional. Obama lulus pada 1983 dengan gelar BA. Setelah lulus, Obama bekerja selama setahun di Business International Corporation, juga pada New York Public Interest Research Group.

Setelah menjalani beberapa pekerjaan pada beberapa institusi, organisasi, dan perusahaan, Obama sekali lagi menuntut ilmu di Harvard Law School pada 1988. Di sini, Obama sempat menjadi editor Harvard Law Review, dan president of the journal. Obama lulus dengan gelar Juris Doctor magna cum laude dari Harvard.

Setelahnya, Obama menjadi dosen Universitas Chicago selama dua belas tahun, mengajar hukum negara.

Obama bertemu dengan istrinya, Michelle Robinson pada 1989, dan menikah pada 3 Oktober 1992. Putri pertamanya, Malia Ann, lahir pada 4 Juli 1998 dan Natasha (Sasha), putri kedua, pad 10 Juni 2001.

Pada 1996, Obama terpilih sebagai Senat Illinois, dan tepilih kembali pada 1998 dan 2002. Pada 2000, Obama mengalami kekalahan pada pemilihan House of Representative AS. Obama adalah salah satu orang yang tidak menyetujui invasi Iraq yang dilaksanakan Presiden Bush.

Pada 4 Januari 2005, Obama disumpah sebagai seorang senator, yang akhirnya dikenal sebagai seorang Demokrat yang setia. Pada 13 November 2008, Obama menyatakan bahwa dirinya akan berhenti dari posisinya sebagai Senat pada 16 November 2008 demi persiapan kampanye presiden yang akan dilakukannya.

Pada kampanye Presiden, Obama melawan Hillary Rodham Clinton yang juga berasal dari Partai Demokrat, namun akhirnya Obama-lah yang terpilih sebagai perwakilan Partai Demokrat.

Dalam tingkat presidensial, Obama melawan Senator John McCain, wakil dari Partai Republik. Mantan presiden Bill Clinton dan sang istri, Hillary, turut mengerahkan massa untuk mendukung Obama.

Obama pun memenangkan pemilihan dengan 52,9% suara, yang menjadikannya presiden Afrika-Amerika pertama.

Di kehidupan pribadinya, Obama juga dikenal sebagai Barry. Selain berbahasa Inggris, sang presiden juga berbicara dalam bahasa Indonesia, yang dipelajarinya ketika tinggal di Indonesia.

Obama adalah penggemar olahraga basket, khususnya Chicago White Sox. Selama menjadi presiden, Obama dituntut untuk mengurangi bahkan kebiasaannya merokok menggunakan terapi penggantian nikotin. Walau beragama Kristen, Obama juga dikenal sebagai sosok yang memiliki toleransi beragama yang tinggi.

Referensi

www.kapanlagi.com

0 Comments

Post a Comment