Sejarah Gunung Sumbing

Sejarah Gunung Sumbing

                                 


Kilometer I - II


Perjalanan menuju kilometer II, para pendaki sudah mulai merasakan getaran terus menerus yang mengikuti di belakang. Getaran khas tersebut biasanya menjadi pertanda bahwa terdapat kekuatan lain yang tengah berusaha masuk untuk melakukan interkoneksi dengan mereka. Perjalanan kilometer I - II akan melewati sebuah jembatan. Di jembatan itu, terdapat banyak mahkluk berjejer dengan segala bentuk. Termasuk juga sosok raksasa besar berwarna hitam yang dipercaya oleh penduduk sekitar sebagai penunggu utama gunung Sumbing. Sepanjang perjalan menuju kilometer II, mereka melewati lahan perkebunan penduduk yang ditanami tembakau. Mahkluk besar hitam itupun terus mengikuti mereka. Sedangkan di sepanjang perjalan, sebagian dari mereka melihat pocong di beberapa tempat.
Legenda Gunung Semeru Jawa Timur

Legenda Gunung Semeru Jawa Timur

                              

Legenda Gunung Semeru Jawa Timur Pada zaman dahulu, tanah Pulau Jawa senantiasa bergoyang. Gempa hampir terjadi setiap waktu, saat itu Pulau Jawa masih belum ada penghuninya sehingga tidak terjadi korban jiwa. Melihat keadaan Pulau Jawa para Dewa merasa sangat prihatin. Jika keadaan tersebut dibiarkan, Pulau Jawa selamanya tidak dapat dihuni manusia. Itu sebabnya, dengan berbondong-bondong para dewa menghadap Batara Guru yang menjadi pemimpin mereka. " Sampai sekarang Pulau Jawa masih terus bergoyang kalau tidak segera di atasi, Pulau itu selamanya tidak akan ditempati. Karena itu, Mohon Pukulun ( Tuan ) memikirkannya," kata Dewa Wisnu. Mendengar laporan tersebut, Batara Guru berpikir keras untuk mengatasi masalah. Setelah beberapa saat merenung, barulah pemimpin para dewa itu membuat keputusan. " Satu-satunya cara untuk membuat pulau jawa kokoh dan tidak bergoyang adalah dengan memberinya pasak. Karena itu pergilah ke Jambudipa ( India ). Potonglah Gunung Mandara separuhnya dan ambillah puncak Mahameru untuk dijadikan pasak Pulau Jawa," ujar Batara Guru. "Mohon ampun Pukulun Gunung Mandaran itu sangat tinggi.
Sejarah Gunung Burangrang

Sejarah Gunung Burangrang


                           

NAMA gunung ini familier, terutama bagi para pendaki gunung. Ya, Gunung Burangrang di ketinggian 2.050 mdpl dan berbatasan antara Kabupaten Bandung Barat (KBB) dengan Kabupaten Purwakarta ini unik. Banyak yang mengatakan gunung ini cocok untuk para pendaki pemula, tantangannya tidak terlalu berat, jalur tempuh cukup mudah, tak perlu banyak membawa perlengkapan, dan juga waktunya tidak terlalu lama.

Tapi jangan remehkan gunung ini. Terlepas dari banyaknya cerita mistik yang lekat dengan gunung yang sering disebut saudaranya Tangkubanparahu ini, secara ilmu pendakian, kawasan ini ampuh dan cocok sebagai ajang latihan, uji fisik, kekompakan tim, navigasi, survival dan tak lupa, pemandangannya yang sangat mempesona. Itulah Burangrang, setidaknya, di puncak gunung ini para pendaki bisa mencicipi pemandangan Situ Lembang yang dikelilingi pegunungan. Selain itu, Tangkubanparahu dan panorama sejumlah wilayah di Bandung Raya dapat dinikmati. Bagi penikmat alam, tentu bukan puncak saja yang menjadi tujuan, namun perjalanan yang menyejukan mata juga tersaji selama perjalanan pendakian. Bagi para pendaki, baik profesional maupun pemula, akan menikmati pengalaman indah bersama rangkaian perbukitan selama pendakian.
 Sejarah Awal Berdiri Klub Atletico de Madrid

Sejarah Awal Berdiri Klub Atletico de Madrid


                             


Sejarah Awal Berdiri Klub Atletico de Madrid - Klub Atletico de Madrid adalah salah satu dari tiga klub terbesar dan tersukses yang ada di Spanyol. Atletico Madrid resmi didirikan pada tanggal 26 April 1903 dengan nama Athletic Club de Madrid yang bermarkas di ibukota Spanyol, Madrid. Atletico Madrid pada awalnya didirikan pada April 26, 1903 sebagai Athletic Club de Madrid oleh tiga basque mahasiswa yang tinggal di Madrid.
Sejarah Pangandaran

Sejarah Pangandaran

                              


Pantai pangandaran yang terkenal di pangandaran jawa barat Indonesia itu ternyata memiliki sejarah yang sangat unik dan sangat mistis,karena dulunya Indonesia pernah di jajah,nah di pangandaran ini terdapat banyak goa-goa tempat persembunyian kerajaan-kerajaan dan juga para penjajah, Desa Pananjung Pangandaran ini Pada awalnya dibuka dan ditempati oleh para nelayan dari suku sunda. Kenapa mereka lebih memilih pangandaran, karena menurut mereka di pangandran itu gelombang lautnya kecil yang dapat membantu memudahkan mereka untuk mencari ikan. Nah dipantai pangandaran ini terdapat sebuah daratan yang menjorok ke laut yang sekarang disebut Cagar Alam atau Hutan Lindung,
Sejarah Gunung Galunggung

Sejarah Gunung Galunggung



Gunung Galunggung merupakan gunung berapi dengan ketinggian 2.167 meter di atas permukaan laut. Terletak sekitar 17 km dari pusat kota Tasikmalaya. Selain meletus tahun 1982 Gunung Galunggung juga tercatat pernah meletus pada sekitar Tahun 1822. Letusan ini tercatat menewaskan 4.011 jiwa masyarakat terdekat kelokasi Gunung tersebut. Selain itu, menghancurkan 114 Wilayah Desa, dengan kerusakan lahan ke arah timur dan selatan sejauh 40 km dari puncak gunung.

Pada tahun 1987 lokasi Wisata Alam mulai dibuka. Ditawarkan sebagai alternatif baru berwisata di kawasan Tasikmalaya, Tepatnya di Desa Linggajati Kecamatan Sukaratu. Dikelola atas Kerjasama Pihak Dinas Pariwisata dan Budaya, yang bekerjasama dengan pihak Perhutani Kabupaten Tasikmalaya.
 SEJARAH GUNUNG LAWU

SEJARAH GUNUNG LAWU


                               



Terletak di perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur, Lawu memiliki panorama alam yang indah. Banyak wisatawan minat khusus yang mendakinya. Gunung ini pun kerap disambangi para peziarah karena menyimpan obyek-obyek sakral bersejarah. Di gunung berketinggian 3.265 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini memang menyimpan berbagai peninggalan sejarah kerajaan Majapahit seperti, Candi Ceto, Candi Sukuh yang Tempat sakral di sekitar Gunung Lawu terutama petilasan-petilasan Raden Brawijaya seperti Pertapaan Raden Brawijaya, dan Cengkup (rumah kecil yang ditengah-tengahnya terdapat kuburan).
Sejarah Awal Tradisi Mudik di Indonesia

Sejarah Awal Tradisi Mudik di Indonesia

                               

Menurut informasi yang penulis dapat, salah satunya sumber dari infoyunik, tradisi rutin pulang kampung "Mudik" sudah berlangsung sejak zaman kerajaan Majapahit. Saat itu, petani Jawa yang merantau di berbagai daerah pulang ke kampung halaman untuk tujuan membersihkan makam leluhur agar rezeki dan keselamatan tetap lancar.
 KEBUN RAYA BOGOR

KEBUN RAYA BOGOR



                                  

Kebun Raya Bogor atau Kebun Botani Bogor adalah sebuah kebun botani besar yang terletak di Kota Bogor,Indonesia. Luasnya mencapai 87 hektaree dan memiliki 15.000 jenis koleksi pohon dan tumbuhan. Saat ini Kebun Raya Bogor ramai dikunjungi sebagai tempat wisata, terutama hari Sabtu dan Minggu. Di sekitar Kebun Raya Bogor tersebar pusat-pusat keilmuan yaitu Herbarium Bogoriense, Museum Zoologi Bogor, dan PUSTAKA.