Biografi RJ Lino

                          

Biodata


Nama Lengkap : Richard Joost Lino

Tempat Tanggal Lahir : Rote, Nusa Tenggara Timur 7 Mei 1953

Riwayat Pekerjaan :

2009-sekarang : Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)

2005-2008 : Project Director AKR Naning, China

1992-2005 : Senior Port Planner PT Dwipantara Transconsult, Jakarta

1990-1992 : Senior Advisor PT Terminal Batubara Indah 1988-1990: Head of Civil Engineering Subdirectorate Pelindo II

1984-1988 : Head of Planning Subdiroctare Pelindo II.

1983-1984 : Head of Planning and Development Department Technical Division, Pelabuhan Tanjung Priok

1980-1982 : Head of Civil Engineering Department Technical Division Pelabuhan Tanjung Priok.

1978-1978 : Manager of Technical Department Tanjung Priok Port Development Project (World Bank)

1976-1977 : Technical Staf at Planning Department Directorate General of Sea Communications


Perjalanan Karir


Bisa dikatakan bukan hal yang mudah menjabat sebagai Presiden Direktur PT. Pelindo II (Persero) Tbk. Karna dalam perjalanannya, nama Richard Joost Lino banyak dibicarakan publik terkait prestasi yang ia dapatkan selama menjabat sebagai Presiden Direktur PT. Pelindo II (Persero) Tbk.

Tercatat di tahun 2011 banyak gagasan yang ia lontarkan untuk memajukan PT. Pelabuhan Indonesia II (Pelindo II). Dimana salah satunya yaitu mengenai peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang baginya merupakan kunci penting kesuksesan kinerja perusahaan. RJ Lino mengungkapkan bahwa dirinya kini cenderung lebih fokus kepada pengembangan SDM mengingat adanya beberapa proyek besar yang sedang dikerjakan. Sebagai contoh, proyek pembangunan pelabuhan di Sorong yang bernilai investasi sebesar RP 1 triliun.

Bukan hanya itu saja, RJ Lino juga menyebutkan sejumlah proyek besar lain terkait peningkatan mutu SDM. Misal, pembangunan pelabuhan di Batam yang membutuhkan dana sekitar Rp 6 triliun. Dimana rencananya, proyek ini akan dibangun di Pulau Tanjung Sauh yang terletak tak jauh dari pelabuhan Feri Batam.

Menurutnya proyek besar yang ia sebutkan tadi bergantung pada project human resources. Guna meningkatkan mutu SDM, Ia tak tanggung-tanggung suda mengirimkan 62 pegawai Pelindo II untuk mengambil program master degree di luar negeri. Menurutnya, SDM merupakan kunci keberhasilan. RJ Lino menuturkan, bahwa suplai SDM untuk pekerjaan di bidang logistik masih sangat kurang sekali. Hal inilah yang menjadi alasan dibalik pengiriman karyawannya ke luar negeri.

Referensi


http://biografiparatokohdunia.blogspot.com/2015/12/profil-dan-biografi-rj-lino-presiden.html


0 Comments

Post a Comment