Biografi Elon Musk - Pendiri Paypal




Kisah orang sukses kita kali ini akan mengangkat perjalanan hidup seorang Elon Musk. Ia adalah seorang inovator sukses dengan segudang jabatan penting yang disandangnya, antara lain: sebagai CEO dan CTO dari perusahaan SpaceX, ia juga menjabat sebagai Chief Product Architect di Tesla Motors, menjabat sebagai Dewan Direksi di SolarCity, serta sebagai Co-Founder layanan uang online, PayPal. Musk juga salah seorang perencana sistem transportasi High-Speed yang familiar dengan nama Hyperloop dan Saat ini Elon Musk juga berinvestasi dalam banyak proyek yang mampu mengubah wajah dunia. Ia tidak hanya seorang enterpreuner tapi juga seorang penemu, inovator dan insinyur dimana ia terjun langsung dalam proses desain mobil listrik dan pesawat luar angkasa.


Elon Musk merupakan salah satu dari dua enterpreuner yang mendirikan ‘Silicon Valley’ (bersama rekannya James H. Clark), sebuah perusahaan yang mengelola tiga perusahaan besar yaitu: PayPal, SpaceX, dan Tesla Motors, dengan nilai Market Capital lebih dari 1 Milyar USD. Elon Musk sendiri mendedikasikan dirinya pada bidang Luar Angkasa dan teknologi energi alternatif. Ia bekerja dengan aturannya yang agak sedikit berbeda namun cukup berhasil. Moto kerja dari Elon Musk adalah: ketekunan , berpikir kritis , analisis diri yang akurat dan kerja keras. (Ia bekerja 80 hingga 100 jam seminggu)!.

Biografi Elon Musk. - Ia lahir 28 Juni 1971 di Pretoria, Afrika Selatan adalah seorang insinyur keturunan Kanada-Afrika selatan dan pengusaha terkenal Sekaligus pendiri dari PayPal , SpaceX dan Tesla Motors . Saat ini beliau adalah CEO dan CTO dari SpaceX, CEO dan Arsitek Produk Tesla Motors dan Ketua SolarCity.

Musk terkenal karena telah menciptakan mobil listrik pertama yang diproduksi di era modern (Tesla Roadster), dan menciptakan sistem pembayaran online terbesar (PayPal) yang digunakan disemua negara.

Banyak orang bilang bahwa ia merupakan sosok 'Iron Man' dalam dunia nyata. Musk lahir dan dibesarkan di Pretoria, Afrika Selatan, anak dari seorang ibu asala Kanada bernama Maye, dan seorang ayah asal Afrika Selatan bernama Errol Musk.

kakeknya berasal dari Minnesota, dan pindah ke Herbert, Saskatchewan, tempat ibu Musk yang dibesarkan. Ayah Musk adalah seorang insinyur dan ibunya bekerja sebagai ahli gizi dan model. Musk membeli komputer pertamanya pada umur 10 tahun dan belajar sendiri membuat program. pada usia 12 ia menjual perangkat lunak komersial pertama sekitar $ 500 yaitu sebuah permainan ruang yang disebut Blastar

Setelah selesai di Sekolah Tinggi Khusus Laki-laki di Pretoria, dia meninggalkan rumah pada tahun 1988 pada usia 17 tahun, tanpa dukungan orang tuanya dan sebagian karena wajib militer di Afrika Selatan.Ibunya lahir di Regina, Saskatchewan, Kanada, dan banyak dari keluarganya berada di Kanada barat, sehingga Musk berimigrasi di sana pada Juni 1989.

Dia meninggalkan Kanada pada tahun 1992 setelah mendapatkan beasiswa untuk belajar bisnis dan fisika di University of Pennsylvania. Dari Universitas Wharton School Pennsylvania, ia menerima gelar sarjana, dan tinggal satu tahun lagi untuk menyelesaikan gelar sarjana kedua dalam bidang fisika.

Gelar sarjana Nya di belakangnya, dan menggambarkan inspirasi dari inovator seperti Thomas Edison dan Nikola Tesla, Musk kemudian dianggap tiga bidang ia ingin masuki memiliki "masalah penting", seperti katanya kemudian, "Salah satunya adalah Internet, salah satunya adalah energi bersih, dan satunya lagi adalah ruang"

Pada tahun 1995, Musk melanjutkan ke S2 ke program pascasarjana di fisika terapan dan ilmu material di Stanford. Ia sengaja tinggal dua hari sebelum keluar untuk memulai bisnis Zip2, sebuah bisnis konten internet yang menyediakan perangkat lunak konten penerbitan online untuk organisasi berita. Pada tahun 1999, Compaq AltaVista memberi Zip2 dana sebesar US $ 307 juta tunai dan US $ 34 juta pada opsi saham.

Pada bulan Maret 1999, Musk mendirikan X.com, sebuah perusahaan jasa keuangan online. Satu tahun kemudian, bergabung dengan X.com Confinity, kemudian menjadi pembayaran terbesar layanan lelang PayPal. Perusahaan gabungan di X.com diadopsi pertama sebagai nama perusahaan, tetapi pada Februari 2001, nama X.com diubah namanya ke PayPal Inc.

Pada Oktober 2002, PayPal diakuisisi oleh eBay seharga US $ 1,5 milyar. Sebelum penjualannya, Musk menajdi pemegang saham terbesar perusahaan, yang dimiliki 11,7% saham PayPal.

Semasa Kecil


Kebanyakan Biografi orang-orang sukses berisi kisah ‘awal kesuksesan’ dimana nantinya akan menjadi pembuka dari sukses besar mereka selanjutnya. Dalam kisah hidup Elon Musk, ada dua episode yang memuat kisah kunci keberhasilannya. Pertama saat Elon Musk mengambil keputusan penting dalam hidupnya diusia 17 tahun. Setelah lulus SMA di Pretoria, ia memutuskan untuk merantau ke Amerika Serikat tanpa meminta bantuan dari kedua orang tuanya. Meskipun kenyataanya ia tidak sampai merantau ke Amerika Serikat. Pada 1989, Elon Musk pindah ke Kanada kerumah keluarga dari pihak ibunya. Setelah memperoleh kewarganegaraan Kanada, Ia lalu pergi ke Montreal. Disana ia bekerja dengan upah yang rendah dan hampir setahun ia menjalani kehidupan yang miskin. Di usia 19 tahun, Elon melanjutkan studi di Queens University di Kingston, Ontario. Elon kemudian bertemu dengan calon istrinya, Justine Musk pada tahun 2000 yang memberinya lima putra, yaitu: Damian, Griffin, Xavier, Saxon, dan Kai. Namun sayangnya, Elon Musk harus bercerai dengan istrinya, Justine, setelah delapan tahun hidup bersama, dan pada tahun 2010, ia lalu menikah untuk kedua kalinya dengan seorang aktris asal Inggris bernama Talulah Riley dan hidup bersama selama 4 tahun sebelum akhirnya kembali bercerai ditahun 2014.

Elon Musk berhasil menyelesaikan studinya di Ontario selama dua tahun untuk kemudian pindah ke Amerika Serikat pada 1992. Ia memutuskan hijrah ke Amerika Serikat setelah ia berhasil mendapatkan beasiswa dari University of Pennsylvania: Penn. Elon berhasil meraih gelar sarjana Sains dibidang Fisika pada tahun berikutnya. Elon lalu memutuskan untuk melanjutkan studinya di Wharton School yang berada di University of Pennsylvania dan satu tahun kemudian ia berhasil mendapatkan gelar Sarjana Sains dibidang ekonomi.

Elon Musk lulus di University of Pennsylvania, dibidang Fisika dan di Wharton School dibidang Ekonomi.
Ketika Elon Musk berada pada masa sulit dalam hidupnya, ia mulai aktif mendalami bacaan-bacaan religi dan buku filosofi. Namun begitu, pelajaran paling berharga yang dia dapatkan justru dari buku karya Douglas Adams berjudul ‘The Hitchhiker’s Guide to the Galaxy’.

Elon Musk tahu bahwa setiap masalah pasti ada jalan keluarnya, sesulit apapun itu, dan ketika ia menyadarinya ternyata masalah yang ia alami sangatlah mudah. Salah satu episode yang memberinya pencerahan yaitu cerita tentang sebuah super-komputer raksasa yang menemukan jawaban setelah angka 42 padahal sebelumnya selama jutaan tahun ia berusaha menganalisa tujuan utama dari kehidupan.

Musk merasa kalau umat manusia mesti keluar dari cara berpikir mereka agar mampu mendapatkan pertanyaan yang tepat; dan ia akhirnya berhasil menemukan pertanyaannya sendiri, yaitu: Hal apa yang memberikan dampak besar bagi manusia di masa depan?, dan jawabannya ialah INTERNET, sumber energi yang bisa diperbaharui, serta Kolonisasi di luar angkasa. Elon sangat ingin berkontribusi terhadap tiga hal tersebut dan untuk mewujudkannya, ia butuh dana yang banyak.

Zip2 dan PayPal


Pada musim panas tahun 1995, Elon Musk melakukan hal terbesar kedua dalam hidupnya. Setelah lulus dari University of Pennsylvania, ia lalu bergabung di sekolah para wisudawan di Standford University dan mengambil studi bidang fisika terapan dan ilmu materi. Meski begitu, dua hari kemudian ia memutuskan keluar dari sekolah tersebut dan bersama saudaranya, Kimbal Musk, ia mendirikan perusahaan IT pertama, bernama Zip2. Disana Elon bekerja dari pagi sampai malam dan cuma tidur di gudang kantor yang ia sewa. Jika ingin mandi, Elon mesti ke Stadion dekat situ dan mandi di ruang ganti. Ia juga harus mengumpulkan tabungannya hanya untuk memastikan agar perusahaannya tetap jalan selama dua tahun masa sulit.

Kimbal Musk, saudara Elon. Berdua mereka mendirikan Zip2
Pada waktu itu, teknologi internet sedang mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat cepat; akan tetapi tak seorangpun yang menyadari keuntungan yang bisa dihasilkan lewat internet. Perusahaan Musk menjadi salah satu yang memanfaatkan teknologi internet: ia menciptakan platform dimana surat kabar- termasuk koran terlaris saat itu, New York Times- bisa menawarkan layanan iklan tambahan kepada pembaca mereka.

Pada 1999, mesin pencari terbesar saat itu, AltaVista, membeli Zip2 dengan nilai 307 juta USD plus 34 juta USD dalam bentuk sekuritas. Penjualan tersebut mencatat rekor penjualan perusahaan terbesar kala itu. Dengan uang itu, Musk lalu membeli mobil mewah McLaren F1 dan Jet pribadi senilai 20 juta USD.

Max Levchin, Co-founder dan mantan CTO, PayPal

Pada 1999, Musk mulai mengerjakan proyek sistem pembayaran elektronik yang menjadi terkenal kala itu. Startup bernama X.com kemudian menjadi bisnis barunya. Pada bulan Maret 2000, X.com melakukan merger dengan perusahaan saingannya, Cofinity yang dimiliki oleh Peter Thiel dan Max Levchin. Cofinity mengembangkan software yang memungkinkan pengguna PalmPilots dan perangkat PDA lainya bisa menyimpan informasi terenkripsi ke perangkat mereka, yang kemudian menjadi semacam ‘dompet digital’. Pada 2001, setelah proses merger, X.com lalu berubah nama menjadi PayPal dan Elon Musk menjadi Chairman & Chief Executive, PayPal.

Peter Thiel (kiri) dan Elon Musk (kanan).

Sempat terjadi ketidaksepahaman perihal strategi dan manajemen diantara tim baru yang bekerja, namun hal tersebut tidak sampai mempengaruhi dinamika dan perkembangan perusahaan. Selain itu, Musk juga terjun langsung pada pengembangan bisnis model baru, serta menjalankan program viral marketing yang ternyata berhasil meningkatkan pertumbuhan jumlah pelanggan. Pada 2002, eBay membeli PayPal senilai 1,5 milyar USD. Elon Musk menerima 180 juta USD dari penjualan PayPal dan itu cukup untuk memulai membangun impian selanjutnya yaitu teknologi luar angkasa dan sumber energi alternatif, dan itu menjadi moment dimana Elon berhenti berinvestasi di bisnis internet.

0 Comments

Post a Comment