Sejarah No Bra Day

                     


No Bra Day - digalakan adalah untuk meningkatkan kesadaran tentang kanker payudara dan efek samping yang di akibatkannya di masyarakat saat ini, serta untuk mendorong peluang untuk penggalangan dana untuk membantu menjaga penelitian yang sedang berjalan. 1 dari 8 wanita akan mengembangkan kanker payudara dalam hidup mereka dan harus berjuang melawan penyakit ini, hal terburuk dari kanker payudara ini adalah dapat menyebabkan kematian.

Selain dapak yang terlihat dari luar, juga memiliki kemungkinan berdampak bagaimana seorang wanita melihat dirinya sendiri, mempengaruhi kemampuannya untuk menyusui, dan dapat mengakibatkan operasi yang mencakup mastectomies. Payudara adalah bagian Primer yang dimiliki oleh seorang wanita sebagai salah satu identitas visual mereka. Tindakan pengangkatan/ operasi yang di lakukan untuk melawan kanker ini, tidak sedikit yang menimbulkan efek depresi yang cukup luar biasa pada penderitanya.

Jadi alasan utama mengapa perempuan untuk hari ini saja tidak menggunakan bra adalah untuk meningkatkan kesadaran dari penyakit yang mengerikan ini. Wanita yang telah melalui pertempuran dengan kanker payudara sering harus memakai prosthesis untuk menyembunyikan fakta bahwa mereka hanya memiliki sebelah payudara atau bahkan keduanya, akibatnya mereka tidak akan dapat pergi kemana-mana tanpa menggunakan bra.

Dengan menghabiskan sehari tanpa bra, anda dapat meningkatkan dukungan untuk membantu mencegah perempun lain mengalami kondisi seperti yang dialami oleh para penderita kanker payudara. Peringatan ini mulai digelar pada tahun 2011 setiap tanggal 13 Oktober. Melalui tanggal tersebut, para wanita diajak untuk tak mengenakan bra selama satu hari penuh demi mendukung breast cancer survivor.

Belum lama ini Profesor Jean-Denis Rouillon membeberkan sebuah penelitian yang telah ia lakukan. Profesor dari University of Besancon, Prancis ini menunjukkan bahwa tak ada manfat dari pemakaian bra bagi payudara.

Bahkan dari penelitiannya sempat menujukkan pemakaian bra justru cepat membuat kendur payudara si pemakainya dan meningkatkan resiko memiliki gangguan tulang punggung. “Dari segi medis, fisiologis, dan anatomi. Payudara tidak mendapatkan manfaat apapun dari ‘penahanan’ gravitasi,” ungkap Rouillon. Sebagaian wanita yang ikut dalam penelitian mengaku bahwa tak mengenakan bra dapat mengurangi rasa sakit. Meski begitu Rouillon tak melarang para wanita untuk mengenakan bra.

Referensi


https://tegsnda.blogspot.com/2016/10/no-bra-day-13-oktober-2016.html

0 Comments

Post a Comment