Isyana Sarasvati



Biodata


Nama lahir Isyana Sarasvati
Nama lain Isyana
Lahir 2 Mei 1993
Zodiak Taurus
Kebangsaan Indonesia
Jenis musik R&B, pop, pop elektro, Jazz

Pekerjaan Aktris, Penyanyi, Penulis lagu
Instrumen Vokal, Biola, Saksofon
Tahun aktif 2013 - Sekarang
Pendidikan Nanyang Academy Of Fine Arts (NAFA) Singapura , Cumlaude,Diploma
Royal College of Music, Britania Raya, Cumlaude, Strata
Perusahaan rekaman Sony Music Entertainment Indonesia
Orang tua Sapta Dwikardana
Luana Marpanda
Saudara Lala Sekar Larasati
Agama Islam
Akun twitter Isyanasarasvati
Single Keep Being You (2014)
Tetap dalam Jiwa (2015)
Kau Adalah ft. Rayi Putra (2015)
Album Explore! (2015)


Penghargaan dan Nominasi


Finalis Nasional Yamaha Piano Kompetisi (2007, 2010)
Juara Grand Prix Asia Pasific Electone Festival (2008, 2009, 2011)
Terpilih menjadi salah satu dari 15 Composer Electone Dunia yang tampil di Yamaha Electone Concours [YEC] di Tokyo, Jepang (2012)
Semifinalist Yamaha Electone Concours, Japan (2012)
Juara 1, 6th Tan Ngiang Kaw/Tan Ngiang Ann Memorial Vocal Competition, Singapore (2012)
Terpilih dalam pertukaran pelajar ke Tainan National University of the Arts Tainan, Taiwan (2012)
Juara 1, Kategori Profesional, Kompetisi Vokal Nasional Tembang Puitik Ananda Sukarlan, Indonesia (2013)
Gold Certificate, 5th Bangkok Opera Foundation Singing Competition Bangkok, Thailand (2013)
NET. Indonesian Choice Awards (2015)



Menciptakan Lagu Di Usia 7 Tahun


Kemudian ketika Isyana berumur tiga tahun, ia mengikuti orang tuanya tinggal di Eropa yaitu di Belgia sebab ayahnya menempuh gelar doktor disana dan ibunya juga mendapat beasiswa pendidikan di tempat yang sama. Isyana tinggal di Belgia selama lima tahun, kemudian ketika berumur 7 tahun bakat di bidang musiknya sudah mulai terlihat.

Ia sudah bisa menciptakan dan menulis lagu sendiri untuk ia nyanyikan sendiri, selain itu ibunya sebagai guru musik rajin membimbing Isyana untuk mengasah bakat musiknya. Ketika di Sekolah dasar pun ia sangat mengidolakan banyak penyanyi-penyanyi seperti Glen Fredly, Rossa dan juga Marcel.

Sejak kecil, Isyana Sarasvati gadis cantik yang memiliki zodiak taurus ini sudah pandai memainkan beberapa alat musik seperti piano, saxofone, dan flute dan memiliki suara yang merdu. Tak heran waktunya banyak ia habiskan dengan bermain alat musik tersebut selama delapan jam dan melatih bakat bermusiknya.

Saat ia kembali ke Indonesia, Isyana Sarasvati bahwa ia sulit berbahasa Indonesia karena sejak kecil ia banyak menghabiskan waktunya di Eropa, menurutnya bahasa Belanda ketika itu lebih gampang dibanding Bahasa Indonesia ketika ia kecil, Isyana Sarasvati beragama Islam, namun waktu kecil, ia sangat takut ketika ditunjuk oleh gurunya untuk membaca Alquran.

Dan sejak kecil cita-cita Isyana adalah menjadi seorang komposer musik dan juga konduktor orkestra. Kemudian ketika berusia 10 tahun, ia sudah mampu menyanyikan lagu ciptaanya sendiri dihadapan teman-teman sekolahnya ketika memperingati hari Ibu di sekolahnya.

Langganan Juara Perlombaan Musik

Masuk SMP, bakat Isyana Sarasvati semakin terasah. Ia bahkan mampu keluar sebagai juara pertama elektone se Indonesia, kemudian di umurnya yang masih sangat mudah ia bahkan tampil di ajang musik java jazz. Selain bakat bermusik, isyana juga memperlihatkan bakat kepemimpinan, hal ini diperlihatkan ketika ia dapat menjadi ketua OSIS saat SMP dan juga SMA disamping aktifitas bermusiknya yang padat.

Mendapatkan Beasiswa Nanyang Academy Of Fine Arts (NAFA) Singapura
Saat masuk SMA, ia sudah terbiasa mengikuti perlombaan musik. Seperti ikut dalam kejuaraan musik se-Asia Pasifik, Isyana berhasil menjadi juara dan masuk tiga besar tingkat dunia di Jepang. Ia juga menjadi langganan juara 1 pada kompetisi piano se Jawa Barat sebanyak 4 kali. Namun saat SMA, terkena penyakit Anoreksia yang membuat berat badannya hanya 39 kilogram saja.

Bakat bermusiknya yang cemerlang membuatnya mendapatkan beasiswa oleh pemerintah Singapura untuk melanjutkan pendidikannya di Nanyang Academy Of Fine Arts (NAFA) dibidang music performance saat usinya 16 tahun. Sehingga ia hanya menempuh SMA sampai kelas dua saja.

Di Nanyang Academy Of Fine Arts, ia belajar komposisi musik dan pipe organ selain itu ia juga belajar membaca notasi musik. Saat kuliah di Singapura, ia juga sempat menjadi guru musik untuk mengisi waktu luangnya dan menambah uang sakunya selama di Singapura selain itu ia juga sempat menjadi penyanyi opera disana. Bahkan ketika berumur 18 tahun, ia tampil memukau di depan publik Singapura dalam perhelatan bergensi Asia Pasific Festival pada tahun 2011.

Kemudian pada tahun 2013, ia berhasil memperoleh predikat cum laude dengan gelar diploma. Karena prestasinya yang cemerlang di Singapura, ia kemudian mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikannya di Inggris tepatnya di Royal College of Music, Britania Raya dan berhasil lulus dengan predikat cum laude dari kampusnya tersebut.

Keampuan dalam bermusik inilah yang kemudian membuat Sony Music Asia Pasific memberinya kontrak rekaman dengan persiapan perilisan album di dalam dan juga luar negeri. Isyana Sarasvati bahkan ke Swedia untuk membuat album solonya. Disana ia kemudian menciptakan 14 lagu dan salah satunya singlenya yang terkenal yaitu Keep being You.


Menjadi Penyanyi Terkenal


Namanya mulai dikenal sebagai penyanyi di tanah air ketika lagunya yang berjudul Keep Being You sukses mendobrak belantika musik Indonesia di tahun 2014. Kekuatan vokal serta lirik lagu yang pas membuat Isyana Sarasvati menjadi perbicangan di dunia musik Indonesia sebagai penyanyi pendatang baru terbaik.

Setahun kemudian, Isyana kemudian meluncurkan single lagunya yang kedua yang berjudul Tetap Dalam Jiwa pada tahun 2015 yang kemudian menjadi salah satu lagu hits di tanah air dan sangat populer di Youtube.

Suaranya yang merdu dan juga parasnya yang cantik sehingga ia banyak digemari oleh pecinta musik di tanah air. Kepopulerannya membuat Isyana Sarasvati kemudian banyak didekati banyak label musik untuk mengontrak dirinya namun ia tetap dibawah naungan Sony Music Asia Pasific.

Ia bahkan sempat bermain dalam film berjudul Ranah 3 Warna yang rilis pada tahun 2015. Ia juga menjadi ambassador untuk Tokopedia.com milik William Tanuwijaya dan juga Ambassador Smartphone Oppo. Ia dikenal sebagai penggemar berat dari penyanyi Justin Bieber.

Film

Ranah 3 Warna (2015)
Bintang Iklan
Brand Ambassador Tokopedia
Brand Ambassador Oppo
Biore
Aloe Vera Cap Panda

0 Comments

Post a Comment